Film ‘Eumpang Breuh’ di Mata Orang NTT

Orang bilang cinta itu datang dari mata turun ke hati. Mungkin benar adanya, hanya lewat pandangan pertama, Joni Kapluk (Abdul Hadi) langsung menaruh hati kepada Yusniar (Nurhasyidah) si kembang desa. Bak gayung bersambut, Yusniar pun seakan terhipnotis cintanya Joni. Singkat cerita, mereka pun mengikat tali cinta sehidup semati.

Pemain film Eumpang Breuh (Foto acehportrait.blogspot.com)

Cerita di atas adalah sinopsis singkat film serial Eumpang Breuh (Preman Gampong) yang sangat fenomenal di Aceh beberapa tahun belakangan. Film komedi berbahasa Aceh arahan sutradara Ayah Doe ini mampu menghinoptis pecinta film di Aceh lewat ceritanya yang orisinil.

Kata Eumpang Breuh sendiri, jika kita coba terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia bermakna karung beras atau goni beras. Joni yang serba “pas-pasan” berhasil mendapatkan cintanya Yusniar yang cantik jelita, keberuntungan Joni inilah diibaratkan seperti mendapat sekarung beras.

Ada cerita menarik dibalik kesuksesan serial film “Karung Beras” ini. Belum banyak yang tahu bahwa serial film Eumpang Breuh bukan hanya ditonton oleh orang Aceh saja, akan tetapi juga telah ditonton orang hingga ke Nusa Tenggara Timur (NTT) sana.

Tulisan Rizki Zulfitri, selengkapnya…

About the author

Hobi sebagai admin adalah mengurusi situs berjalan lancar dan membina komunikasi serta tulisan dari blogger Aceh terupdate di situs utama, saat ini admin dikelola secara bersama yang terdiri dari beberapa founder dan koordinator ABC dari berbagai daerah atau wilayah di Aceh.