Orang bilang cinta itu datang dari mata turun ke hati. Mungkin benar adanya, hanya lewat pandangan pertama, Joni Kapluk (Abdul Hadi) langsung menaruh hati kepada Yusniar (Nurhasyidah) si kembang desa. Bak gayung bersambut, Yusniar pun seakan terhipnotis cintanya Joni. Singkat cerita, mereka pun mengikat tali cinta sehidup semati.

Pemain film Eumpang Breuh (Foto acehportrait.blogspot.com)

Cerita di atas adalah sinopsis singkat film serial Eumpang Breuh (Preman Gampong) yang sangat fenomenal di Aceh beberapa tahun belakangan. Film komedi berbahasa Aceh arahan sutradara Ayah Doe ini mampu menghinoptis pecinta film di Aceh lewat ceritanya yang orisinil.

Kata Eumpang Breuh sendiri, jika kita coba terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia bermakna karung beras atau goni beras. Joni yang serba “pas-pasan” berhasil mendapatkan cintanya Yusniar yang cantik jelita, keberuntungan Joni inilah diibaratkan seperti mendapat sekarung beras.

Ada cerita menarik dibalik kesuksesan serial film “Karung Beras” ini. Belum banyak yang tahu bahwa serial film Eumpang Breuh bukan hanya ditonton oleh orang Aceh saja, akan tetapi juga telah ditonton orang hingga ke Nusa Tenggara Timur (NTT) sana.

Tulisan Rizki Zulfitri, selengkapnya…

Film ‘Eumpang Breuh’ di Mata Orang NTT

5 thoughts on “Film ‘Eumpang Breuh’ di Mata Orang NTT

  • March 26, 2014 at 11:10
    Permalink

    Gak hanya di NTT dong ya. FYI, saat ini saya sedang berada di Majene utk mengajar setaun. Dan saya kaget, ketika anak2 bertanya tentang Haji Uma. Awalnya saya gak ngeh, ternyata usut punya usut Haji Uma di pilem Eumpang breuh. Hahaaha

    Reply
  • March 26, 2014 at 11:16
    Permalink

    Ternyata selain NTT, Majene, Jawa Barat, hingga ke Jawa Tengah khusus di Semarang beberapa mahasiswa pendatang disini juga suka melihat aksi kocak bang Joni. Hayeu di luar nanggroe 🙂

    Reply
  • March 29, 2014 at 05:14
    Permalink

    KA BEUTOI NYAN FILM ACEH MEMANG MAJU =D hehe

    Reply
  • April 29, 2014 at 14:22
    Permalink

    hi salam dari papua, film ini lucu sekali dan tentunya menghibur, aksi kocak bang Joni, Mandogapi dan Haji Umar bikin gemas.. bikin katong smua tertawa sampe poro sakit… Eumpang Breuh maju trus semoga semakin sukses film ini.

    Reply

Leave a Reply