Suka ikut lomba dan kompetisi blog atau istilah kerennya blog contest dan apa pun namanya, tapi ilfil dengar kata-kata SEO saat orang-orang menyebutnya, baik di forum diskusi, milis, atau grup komunitas. Ini sungguh terlalu!

Sebenarnya blogger yang hidup di era jejaring sosial –di atas tahun 2010– sudah bisa buang jauh-jauh rasa ilfil itu, kenapa demikian? Karena selemah-lemahnya blogger menulis di blog, secara langsung atau tidak sudah terjerumus dalam topik per-SEO-an.

Apa itu SEO? Penjelasan lebar panjang sudah ada di mesin pencari, tapi kepanjangan dari tiga huruf itu adalah Search Engine Optimization.

Blog dan SEO dari Sisi Awam

Kali ini saya hanya ingin mengangkat topik singkat sesuai dengan judul di atas, antara lomba blog dan SEO. Banyak sekarang kita temui, lomba-lomba SEO hadir dimana-mana, selain ingin mengejar penjualan brand sebuah produk dari pihak panitia lomba, namun juga tidak menutup kemungkinan masuk pula di ranah yang mencakup hal-hal sederhana alias biasa seperti menjual jasa, dan lebih menariknya lagi menjual promosi wisata, kesemua itu pasti berujung pada satu tujuan dan tak lain biar terkenal di raksasa mesin pencari Google, Yahoo, Bing, dan kelas dibawahnya.

Bicara soal SEO tidak harus mengaitkan dengan orang-orang (blogger) profesional, sekelas nama-nama seperti ‘pakar SEO’ atau ‘dewa SEO’ dan masih banyak lainnya, di Aceh sendiri juga sudah ada ahli SEO dan raja SEO. Tapi saya tidak mengangkat itu, SEO disini adalah dari sisi blogger awam.

Saya terbilang awam soal SEO, sedikit banyak tentang ilmu ini saya peroleh hanya sekedar dari silaturrahmi (blogwalking) ke blog-blog yang pernah saya kunjungi, baik itu blog gratisan sekelas blogspot dan wordpress atau self-hosting.

Menariknya, apa yang kita tulis atau posting di blog, jika semua hal menyangkut SEO semisal mampu meramu konten (bukan copy paste), tahu cara penyebaran, dan tepat dalam penggunaan kata kunci, tidak disanksi lagi bahwa tulisan kita bisa berada di halaman utama mesin pencari.

Masih begitu ingat, saat dulu Aceh Blogger menggelar kampanye dan lomba menulis Aceh di Internet di sekira tahun 2009 dan berlanjut di beberapa tahun berikutnya. Kata-kata semacam wisata Banda Aceh, Sabang, dan lainnya itu masih sangat terjun bebas kita temui di mesin pencari. Uniknya, kata-kata wisata sekelas Banda Aceh saat ini sudah begitu spesifik hadir di halaman pertama Google dan membuat kata kunci ‘tsunami’ turun drastis (kecuali disaat-saat jelang peringatan tsunami).

Hal tersebut membuktikan bahwa, seorang blogger tidak lepas dari ilmu per-SEO-an baik itu tingkat rumit atau sederhana dan simpel. Hanya saja, blogger itu sendiri yang membuat sekat dan malah lebih bahaya lagi ada blogger yang Anti SEO, yak pehtem deh.

lomba blog seo aceh blogger teknik seo pyramid, seo blog aceh blogger dan seo aceh blogger

Kondisi Blogger per-SEO-an di Aceh

Perkembangan ilmu SEO di Aceh saat ini terbilang sangat menjamur dan berkembang, dari mulai bagi-bagi ilmu gratis hingga berbayar. Yang terakhir khusus berbayar jarang tersedia bebas di Aceh karena minim peserta.

Jangankan itu, yang gratis saja bisa dibilang jarang peminat untuk ikut acara kopdar atau sekedar sharing ilmu. Salah satunya terlihat seperti acara pelatihan SEO yang baru-baru ini digelar di Kota Lhokseumawe (baca ini) yang diisi oleh blogger-blogger Aceh sendiri.

Tapi jika sudah semangat, para blogger yang ingin tahu SEO sangat riuh di grup dan forum. Semua ingin diajarkan ini dan itu, apalagi ada yang memelas dengan nada-nada gelisah lewat media daring, “kapan nih blogger Aceh gelar kopdar SEO” atau “sesekali ajarin kami tentang SEO dong, mau jugalah dapat duit bla bli blu”.

Itu dia cerita singkat seputar per-SEO-an di Aceh, mohon maaf sebelumnya saya tidak berbagi tips atau trik dalam tulisan kali ini bagaimana blog SEO yang baik dan manjur untuk ikut lomba, jika dari tadi Anda mengharapkan pada akhir tulisan ada tips dan trik, berarti tulisan ini belum mampu menghadirkannya, semoga dilain waktu atau blogger Aceh yang ingin menulisnya lebih lengkap disini juga boleh. Mendaftarlah menjadi kontributor ABC.

Happy blogging and don’t be pehtem with blog your SEO!

Antara Lomba Blog dan Pengetahuan Soal SEO

21 thoughts on “Antara Lomba Blog dan Pengetahuan Soal SEO

  • April 11, 2014 at 09:46
    Permalink

    pijeut orang rame mengartikan asal kan SEO, ka peng, nyoe menarik cit ta ulas, pu jinoe jameun aneuk muda SEO= aneuk muda peng …saya pun tak berani menjawab…

    Reply
  • April 11, 2014 at 09:52
    Permalink

    Jujurnya saya pun tidak bisa menjawab lebih dalam dan jauh ke dalam, setidaknya tulisan ini bisa jadi popular pun pasti gara-gara SEO bukan soal peng. Menunggu petuah dari blogger lainnya (yak pehtem)…

    Reply
  • April 11, 2014 at 10:19
    Permalink

    Sedikit ulasan soal cerita dan kisah per-SEO-an di Aceh #SEOAcehBlogger

    Reply
  • April 11, 2014 at 10:27
    Permalink

    Bermanfaat bagi banyak orang, gitu kalo kata om Google. Yang penting bisa di crawl sama mesin pencari, dan kontennya berkualitas. Kalo ada tambahan teknik SEO, ya tambah cespleng tuh.

    Apalagi kalo dapat peng, wuihh gurih.

    Reply
  • April 11, 2014 at 10:40
    Permalink

    Kalau dapat peng itu nikmat mana lagi yg kamu dustakan dari SEO, ajak blogger ngopi gratis, beli kacang rebus, hangout bareng. Berkah 😀

    Reply
  • April 11, 2014 at 18:37
    Permalink

    Tulisan menarik Bang, memang untuk saat ini para blogger setidaknya harus paham dengan konsep SEO dasar. Ya minimal untuk kata-kata kunci mereka sendiri dapat “diendus” oleh bot Google sehingga bisa masuk di halaman pertama mesin pencarian. Saya sendiri sebenarnya tidak terlalu fokus dengan bidang SEO karena saya lebih suka menulis. Biasa juga beberapa kali ikutan lomba SEO, hanya buat ngeramekan aja. Lagipula mesti dilihat dulu kata kunci targetnya apa, kalau masih sesuai dengan niche blog saya langsung ikutan. Btw, ma kasih banyak udah diperkenankan berbagi cerita disini. Semoga komentar ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. Tetap semangat ngeblog yach… 🙂

    Reply
    • April 11, 2014 at 21:06
      Permalink

      Betul bang Dwi, saya juga di blog WP.com tidak terlalu bermain dengan SEO, hanya cukup menggunakan kata kunci normal saja dan itu pun hanya selintas untuk mudah mengingatkan saya kalau pernah menulis sesuatu yang tulisan itu juga sanggup saya ingat kembali.

      Terima kasih udah datang jauh-jauh dari Borneo, semoga kapan-kapan bisa kopdar di Aceh nih 😀

      Reply
  • April 11, 2014 at 12:50
    Permalink

    nyan ka betoi nyan … aneuk bunda jok (y) (y) belee 😀

    Reply
  • April 11, 2014 at 20:13
    Permalink

    Saya termasuk blogger yg tdk paham seo. Buat saya nulis aja apa yng terbersit stlh itu biarkan org menilai. Dn trbukti, isu2 populer paling sering dilihat orang.

    Reply
  • April 11, 2014 at 13:25
    Permalink

    Aulia Fitri bek. 2 boh teuk na ceumeukam 😀

    Reply
  • April 11, 2014 at 14:07
    Permalink

    Reza Kurniawan owh menyoe meunan 2 boh teuk singoh menyoe na uroe kajeut ade nyan hahaha

    Reply
  • April 12, 2014 at 09:29
    Permalink

    Hana that mengerti SEO, bagi kami yang penting konten itu “Asik dan Enak di baca, trus Mamfaatnya ada”.

    Reply
    • April 13, 2014 at 18:27
      Permalink

      Menyoe hana ikot lomba hana pu, tapi dengan menuliskan atau mengisi tags/label di blog sebenarnya itu sudah konsep sederhana dari SEO. 🙂

      Reply
  • April 18, 2014 at 06:35
    Permalink

    saya juga awam, tapi SEO itu bukan barang yang menjengkelkan kok walaupun ada blogger yang mengklaim seperti itu 🙂

    Reply
  • July 3, 2014 at 15:33
    Permalink

    Berbicara seputar blogger pasti tak lepas dari yang namanya seo, namun konten yang berkualitas lebih penting karena di dalam seo pun mengnut hukum “content is king”

    Reply
  • December 19, 2015 at 15:19
    Permalink

    Dari lomba, pengetahuan kita akan blog terutama tentang SEO menjadi lebih terasah. selain itu kita bisa saling sharing juga.

    Reply

Leave a Reply