Terus terang tidak jarang hati kecil ini terasa sakit sekali. Terutama kala lebaran, aku tidak pernah keluar kamar. Aku suka nangis kalau mendengar takbir di mesjid, atau saat tetangga-tetangga berlebaran. Namun aku tidak bisa berbuat apa-apa.

newborn-muslim-baby-ramadan (cyberdakwah.com)

Namaku Siti Maryam, dalam keluarga lebih akrab dipangil “Siti”, kecuali teman sekolahku yang kebanyakan memanggilku dengan panggilan Imar. Aku lahir dan dibesarkan di sebuah kota kecil di Sumatera Utara, namun semenjak ayah pensiun, ayah membawa kami pindah ke Medan dengan maksud mencoba peruntungan yang baru.

Sejak kecil aku memang kurang mendapatkan pendidikan agama. Selepas SMA aku berkenalan dengan seorang lelaki, sepertinya dari golongan yang berada, dia baik dan penuh perhatian.

Pernah adikku Mirna sakit, dialah yang mengantar dan membelikan obat, bahkan menanggung biaya perawatan selama 2 minggu. Mungkin karena itulah orang tuaku menyukainya. Setelah setahun lebih, ia melamarku, sebenarnya hati kecilku menolak, karena dia non-muslim. Tapi apa daya aku tidak mampu melawan kehendak orang tua yang sudah setuju.

Tulisan Monza Aulia, selengkapnya…

Saat Aku Memilih Pindah Agama
Tagged on:         

Leave a Reply