Masih terngiang dengan kepedulian dan semangat teman-teman Blogger Hibah Sejuta Buku (BHSB) di Jakarta tahun 2012 silam, diantara dunia maya yang tak saling kenal, sebuah aksi kecil bersama membuahkan gebrakan nyata untuk pendidikan di Aceh, khususnya untuk sekolah di pedalaman Aceh Utara.

MIS Celala, Kisah “Laskar Pelangi” di Dataran Tinggi Gayo (Foto @IndieGem)

Kini, kita dihadapkan pada realitas baru, masih dalam konteks pendidikan. Sebuah kampung kecil di Blang Jorong, Paya Kolak, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah butuh perhatian kita kembali.

Kisah “Laskar Pelangi” masih banyak dijumpai di Aceh, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Celala salah satu sekolah yang kini juga tengah disorot, karena apa? Keterbatasan dan kekurangan, seakan tempat pendidikan ini menjadi seperti tak terjamahkan oleh mata publik.

Berikut beberapa kutipan dari akun Twitter @IndieGem yang bisa kami angkat, tidak harus kita mulai dengan kata-kata panjang nan elok, mungkin foto-foto akan banyak berbicara untuk kita bergandeng tangan.

Teman-teman dari Pengguna Linux Takengon (PELITA) sudah lebih awal bergerak, membantu sebisanya, mendata kebutuhan yang diperlukan, membantu bersama tentu akan lebih baik dan bersemangat.

Murid MIS Celala yang berjumlah 30 orang hingga saat ini membutuhkan buku dan alat tulis, seragam, bila memungkinkan juga tas serta sepatu untuk mereka.

Informasi ini telah kami sebar di grup Facebook ABC, jika ingin membantu materi bisa menghubungi salah satu dari teman-teman PELITA di nomor 082304040239 (Nurdinsyah). Namun, bila belum ada kuasa lebih untuk turun ke lokasi, bisa menggalang bantuan apa saja sesuai kebutuhan untuk disalurkan, setidaknya membantu MIS Celala lewat menulis di blog masing-masing.

MIS Celala, Kisah “Laskar Pelangi” di Dataran Tinggi Gayo
Tagged on:                 

Leave a Reply