<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aceh Blogger Community</title>
	<atom:link href="http://www.acehblogger.or.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.acehblogger.or.id</link>
	<description>Komunitas Blogger Aceh</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jun 2013 17:08:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Blog Competition Review Nusa Research</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-competition-review-nusa-research/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-competition-review-nusa-research/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2013 17:08:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Competition]]></category>
		<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Web survei Nusaresearch yang merupakan salah satu penyedia riset pasar online terkemuka dari perusahaan Jepang W&#38;S menyelenggarakan blog competition review bagi para narablog (blogger) yang memperebutkan hadiah berupa gadget keren....]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" alt="" src="http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/295672_457692290990254_348104413_n.jpg" width="630" />Web survei Nusaresearch yang merupakan salah satu penyedia riset pasar online terkemuka dari perusahaan Jepang W&amp;S menyelenggarakan blog competition review bagi para narablog (blogger) yang memperebutkan hadiah berupa gadget keren.</p>
<p><strong>Syarat dan Ketentuan</strong></p>
<ul>
<li>Peserta WNI yang tinggal di Indonesia.</li>
<li>Nusaresearch Blog Competition berlangsung dari tanggal <strong>3 Juni &#8211; 30 Juni 2013</strong></li>
<li>Tema kompetisi adalah PENGALAMANKU BERGABUNG DALAM KOMUNITAS NUSARESEARCH</li>
<li>Tidak melanggar hak cipta, tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.</li>
<li>Peserta harus LIKE Facebook Nusaresearch.net dan follow twitter @nusaresearch</li>
<li>Peserta wajib memberikan informasi yang benar dan lengkap.</li>
<li>Pemenang akan diumumkan tanggal 8 Juli 2013</li>
<li>Keputusan juri sah dan tidak dapat diganggu gugat.</li>
<li>Pajak hadiah ditanggung Nusaresearch.</li>
</ul>
<p>Untuk melihat kriteria dan hadiah bisa buka langsung ke <a href="http://nusaresearch.net/public/blog-competition/index/criteria">http://nusaresearch.net</a>. Selamat mengikuti dan sukses ya blogger Aceh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-competition-review-nusa-research/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yuk, Vote Blogger Aceh Wanita Ini di Indonesian Travel Bloggers Awards</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/yuk-vote-blogger-aceh-wanita-ini-di-indonesian-travel-bloggers-awards/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/yuk-vote-blogger-aceh-wanita-ini-di-indonesian-travel-bloggers-awards/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2013 21:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Liza Fathiani]]></category>
		<category><![CDATA[The 2013 Best Travel Writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Wanita Aceh yang satu ini selain berprofesi sebagai dokter, juga aktif menulis di blog. Liza Fathiani atau kerap disapa Liza membuat kabar gembira di grup Facebook Aceh Blogger Community (ABC)....]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" alt="" src="http://sphotos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/1010751_394168434034753_1102846054_n.jpg" width="300" height="300" />Wanita Aceh yang satu ini selain berprofesi sebagai dokter, juga aktif menulis di blog. Liza Fathiani atau kerap disapa Liza membuat kabar gembira di grup Facebook Aceh Blogger Community (ABC).</p>
<p>&#8220;Teman-teman, minta tolong vote <a href="http://liza-fathia.com/" target="_blank">blog liza</a> dong di Indonesian Travel Award untuk kategori Best Travel Writing. Blognya urutan ke enam dari bawah: Liza-fathia,&#8221; begitu tulisnya, Sabtu (17/6).</p>
<p>Walaupun merasa tidak yakin masuk menjadi nominasi, blogger yang sempat dinobatkan menjadi Duta Bahasa Provinsi Aceh tahun 2012 tersebut untuk sementara masih berada diurutan teratas kategori &#8220;The 2013 Best Travel Writing&#8221;.</p>
<p>Event yang diselenggarakan oleh Indonesian Travel Bloggers (ITB) merupakan pertama kali sebagai bentuk apresiasi kepada sejumlah narablog yang telah meluangkan waktunya untuk menulis seputar perjalanan wisata (traveling) dan lainnya di blog.</p>
<p>Tunggu apa lagi, yuk pilih blogger wanita asal Aceh ini dengan cara klik di alamat <a title="The 2013 Best Travel Writing" href="http://www.facebook.com/questions/394211837363746/" target="_blank"><strong>Facebook ITB</strong></a>, lalu pilih nama Liza Fathia. Semoga sukses ya Liza, dan membuat blogger wanita Aceh lainnya terus semangat untuk menulis.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/yuk-vote-blogger-aceh-wanita-ini-di-indonesian-travel-bloggers-awards/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Blog Bahasa Aceh&#8221; Masuk 25 Besar Kategori ‘Pembelajaran Bahasa’ di Dunia</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-bahasa-aceh-masuk-25-besar-kategori-pembelajaran-bahasa-di-dunia/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-bahasa-aceh-masuk-25-besar-kategori-pembelajaran-bahasa-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2013 23:56:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Belajar Bahasa Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Blogger Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Nabil Berri]]></category>
		<category><![CDATA[Top Language Lovers 2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melewati masa pemilihan (vote) yang berlangsung beberapa waktu lalu, situs Bla.la akhirnya mentasbihkan blog Belajar Bahasa Aceh milik salah satu anggota Komunitas Blogger Aceh, Muhammad Nabil Berri masuk dalam...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/06/blog-bahasa-aceh1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-201" alt="blog bahasa aceh" src="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/06/blog-bahasa-aceh1.jpg" width="640" height="315" /></a>Setelah melewati masa pemilihan (vote) yang berlangsung beberapa waktu lalu, situs Bla.la akhirnya mentasbihkan blog <a href="http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-belajar-bahasa-aceh-masuk-top-100-language-learning-blogs-2013/" target="_blank">Belajar Bahasa Aceh</a> milik salah satu anggota Komunitas Blogger Aceh, Muhammad Nabil Berri masuk dalam 25 besar dunia yang berada di urutan 18.</p>
<p>“Ini adalah 25 Pecinta Bahasa Tertinggi tahun 2013 dalam kategori ‘Pembelajaran Bahasa’. Kategori ini berfokus pada blog yang berisi tentang proses pembelajaran bahasa, pengajaran bahasa, kesulitan dengan atau diskusi tentang belajar bahasa,” tulis di situs bla.la.</p>
<p>Dalam status di Facebook, Nabil juga bersyukur atas apresiasi yang diberita oleh situs bla.la. ”Alhamdulillah, Blog Belajar Bahasa Aceh meurumpok lumbôi 18 nibak 25 blog meurunoe basa versi Bab.la ngon Lexiophiles (Alhamdulillah, Blog Belajar Bahasa Aceh dapat nomor 18 dari 25 blog belajar bahasa versi Bab.la dengan Lexiophiles),” tulisnya di laman grup <a href="http://www.facebook.com/groups/acehbloggercommunity/" target="_blank">Facebook ABC</a>, Kamis (13/6).</p>
<p>Nabil juga tidak menyangka blog yang telah didedikasinya ini bisa menjadi pilihan dari panitia tersebut. “Padahai meunyö tapeubandéng basa Acèh ngön basa-basa la’én lam dapeuta 25 blog nyan, basa Aceh nakeuh basa nyang hana status raseumi ngön paléng dit ureuëng marit (Padahal jika dibandingkan bahasa Aceh dengan bahasa lainnya di dalam 25 daftar blog tersebut, bahasa Aceh bukanlah bahasa yang berstatus resmi dan paling sedikit orang menggunakannya),” tambahnya lagi.</p>
<p>Bab.la merupakan situs proyek bahasa yang dikembangkan oleh Andreas Schroeter, Thomas Schroeter dan Patrick Uecker, selain menggelar kompetisi “Top 100 Language Learning Blogs 2013″, mereka juga mengadakan pemilihan blog profesional, Facebook Pages serta akun Twitter.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-bahasa-aceh-masuk-25-besar-kategori-pembelajaran-bahasa-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo Ikut! Ada Blog Competition Pendidikan &amp; Lingkungan</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/ayo-ikut-ada-blog-competition-pendidikan-lingkungan/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/ayo-ikut-ada-blog-competition-pendidikan-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2013 19:36:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Contest]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Ada dua lomba blog yang menarik nih, walaupun masih ada waktu setidaknya blogger tidak melewatkan kesempatan. Yang pertama blog competition dengen topik &#8220;Sekolah Dambaanku&#8221; yang akan berakhir 25 Juni ini...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ada dua lomba blog yang menarik nih, walaupun masih ada waktu setidaknya blogger tidak melewatkan kesempatan. Yang pertama blog competition dengen topik &#8220;Sekolah Dambaanku&#8221; yang akan berakhir 25 Juni ini dan yang kedua ada blog competition bertemakan lingkungan, selain lomba blog juga ada lomba foto. Ini dia keterangan di posternya <img alt="poster blog competition 2013" src="http://youth-esn.16mb.com/wp-content/uploads/2013/05/Poster-SD-Blog-Comp.png" /><br />
Info lengkap dan sumber bisa lihat <a href="http://youth-esn.16mb.com/sekolah-dambaanku/sekolah-dambaanku-blog-competition/" target="_blank">disini</a>.</p>
<hr />
<p><img class="aligncenter" alt="blog competition" src="http://www.teachforindonesia.org/wp-content/uploads/2013/06/competition.jpg" />Sedangkan yang ini bisa lihat <a href="http://www.teachforindonesia.org/2013/06/05/blog-competition-2013/" target="_blank"><strong>disini</strong></a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/ayo-ikut-ada-blog-competition-pendidikan-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Menulis #KlikLiputan6 di Blog Berhadiah Rp 15 Juta</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/lomba-menulis-klikliputan6-di-blog-berhadiah-rp-15-juta/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/lomba-menulis-klikliputan6-di-blog-berhadiah-rp-15-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2013 21:10:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Selama ini website liputan6.com dikenal sebagai portal berita online yang aktual, tajam dan terpercaya. Dengan sajian berita-berita mulai dari News, Bisnis, Bola, Showbiz, Tekno, Health. Selain itu di liputan6 juga...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/06/klikliputan6.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-180" alt="klikliputan6" src="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/06/klikliputan6-300x166.jpg" width="300" height="166" /></a>Selama ini website liputan6.com dikenal sebagai portal berita online yang aktual, tajam dan terpercaya. Dengan sajian berita-berita mulai dari News, Bisnis, Bola, Showbiz, Tekno, Health. Selain itu di liputan6 juga menyediakan space untuk para jurnalis warga, namanya citizen6.</p>
<p>Kali ini website liputan6.com mengadakan program #KlikLiputan6. Lomba penulisan tentang www.liputan6.com. Peserta lomba tidak saja bisa mengulas isi, desain atau hal lainnya namun juga bisa mengkritisi atau memberi masukan ke website berita aktual tajam dan terpercaya ini melalui artikel di blog.</p>
<p>Lomba ini berhadiah total uang tunai Rp 15 Juta. Dengan perincian: <strong>1 Pemenang Utama</strong> mendapat hadiah uang tunai Rp 5 Juta, <strong>5 Pemenang Kedua</strong> mendapat hadiah uang tunai @ Rp 1 Juta, dan <strong>10 Pemenang Ketiga</strong> mendapat hadiah uang tunai @ Rp 500 Ribu.</p>
<p>Periode lomba dibuka sejak 10 Mei – 10 Juni 2013 dan Pengumuman Pemenang : 17 Juni 2013.</p>
<p><strong>Syarat dan Ketentuan:</strong></p>
<ul>
<li>Peserta harus memfollow akun twitter @liputan6dotcom me”like” Facebook Page Liputan6.</li>
<li>Peserta tinggal di wilayah Indonesia</li>
<li>Peserta bebas menggunakan hosting blog apa saja</li>
<li>Peserta wajib memasang banner “#KlikLiputan6” pada widget sidebar blog atau di dalam postingan sebagai tanda keikutsertaan kontes. Dengan cara copy paste tag html berikut <a href="http://subsite.liputan6.com/klikliputan6/" target="_blank">ini</a>.</li>
<li>Peserta wajib mencantumkan kata “berita terkini liputan6.com” dan membuat hyperlinknya ke http://www.liputan6.com</li>
<li>Peserta wajib memakai kata-kata: “Berita Terkini”, “Berita Terbaru” dan “Berita Hari ini” di dalam tulisan.</li>
<li>Peserta harus menShare judul dan shortlink tulisan ke Twitter dengan mention @Liputan6dotcom menggunakan hastag #KlikLiputan6 Format: Judul tulisan #KlikLiputan6 @liputan6dotcom</li>
<li>Peserta harus menshare link tulisannya ke facebook pribadinya.</li>
<li>Keputusan Juri tidak diganggu gugat, tidak ada surat menyurat atau email dalam lomba ini.</li>
<li>Lomba ini tidak berlaku untuk karyawan/keluarga liputan6.com, agency, dan pihak ketiga yang turut terlibat dalam menyelenggarakan lomba ini.</li>
<li>Pajak Undian ditanggung Pemenang.</li>
</ul>
<p>Informasi pendaftaran bisa lihat di <a href="http://subsite.liputan6.com/klikliputan6/">http://subsite.liputan6.com/klikliputan6</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/lomba-menulis-klikliputan6-di-blog-berhadiah-rp-15-juta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkenalan dengan Mesjid Tuha Aceh nan Bersejarah</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/berkenalan-dengan-mesjid-tuha-aceh-nan-bersejarah/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/berkenalan-dengan-mesjid-tuha-aceh-nan-bersejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2013 09:14:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liza Fathiariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[City Tour]]></category>
		<category><![CDATA[Indrapuri]]></category>
		<category><![CDATA[Jelajah Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Blogger Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Visit Aceh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Ketika menyebutkan nama Aceh, maka yang terlintas di pikiran adalah nuansa keislaman masyarakatnya yang sangat kental dari masa ke masa. Aceh adalah provinsi paling barat Indonesia yang pertama sekali mendapatkan...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/06/mesjid-indrapuri-tempo-dulu.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-169" alt="mesjid indrapuri tempo dulu" src="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/06/mesjid-indrapuri-tempo-dulu-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>Ketika menyebutkan nama Aceh, maka yang terlintas di pikiran adalah nuansa keislaman masyarakatnya yang sangat kental dari masa ke masa. Aceh adalah provinsi paling barat Indonesia yang pertama sekali mendapatkan pengaruh Islam. Salah satu buktinya dapat dilihat pada peninggalan bersejarah berupa mesjid-mesjid <i>tuha</i> (kuno) yang tersebar di beragai penjuru.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi masyarakat Aceh, mesjid tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah saja. Sejak zaman Kerajaan Samudra Pasai, masa penjajahan, dan sampai sekarang rumah Allah itu juga menjadi tempat kegiatan sosial termasuk pendidikan dan juga sebagai pusat kebudayaan. Namun sayangnya, banyak mesjid <i>tuha</i> tersebut menjadi rusak dan tidak terawat. Menyedihkannya lagi, banyak generasi muda Aceh yang tidak tahu tentang mesjid nan bersejarah itu.</p>
<p style="text-align: justify;">“Untuk itu, melalui kegiatan Jelajah Budaya 2013 ini, Pemerintah Aceh melalui Disbudpar mengundang komunitas-komunitas anak muda dengan berbagai latar belakang untuk mengenali warisan budaya khususnya yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar. Dengan harapan, komunitas ini dapat menjadi perpanjangan tangan kami untuk terus menggugah dan membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bukti sejarah,” tutur Evi Mayasari mewakili Bidang Adat dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh (Disbudpar).</p>
<p style="text-align: justify;">Maka di penghujung bulan Mei 2013 ini, Disbudpar mengajak para generasi muda dari berbagai komunitas yang ada di Banda Aceh untuk mengeksplorasi pengetahuan dan pemahaman budaya secara mendalam. Di antaranya adalah memperkenalkan kembali mesjid-mesjid <i>tuha</i> nan bersejarah yang ada di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar seperti Mesjid Raya Baiturrahman, Mesjid Baiturrahim, Mesjid Tuha Ulee Kareng, dan Mesjid Tuha Indrapuri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mesjid Raya Baiturrahman, Dua kali terbakar</strong></p>
<div id="attachment_1617" class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/Mesjid-Raya.jpg"><img class="size-full wp-image-1617" alt="Mesjid Raya" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/Mesjid-Raya.jpg" width="275" height="184" /></a><p class="wp-caption-text">Mesjid Raya Baiturrahman (sumber di <a href="teguhjb.wordpress.com">sini</a>)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sejak dulu, tidak sempurna rasanya jika ke Banda Aceh tapi belum ke Mesjid Raya Baiturrahman. Bukti nyata bahwa seseorang sudah ke sana dapat dilihat dari adanya foto yang berpose di depan mesjid kebanggan rakyat Aceh. Dan sampai sekarang, kendati telah muncul beragam objek wisata, Mesjid Raya Baiturrahman tetap menjadi ikon Kota Banda Aceh.</p>
<p style="text-align: justify;">Mesjid yang berdiri megah dengan tujuh kubah ini memiliki lembaran sejarah tersendiri. Siapa sangka, salah satu masjid yang terindah di Indonesia yang memiliki bentuk yang manis dengan ukiran yang menarik tersebut pernah terbakar dua kali. Menurut penjelasan Laila Abdul Jalil, arkeolog yang saat ini bertugas di Disbudpar Aceh, bangunan mesjid ini terbakar pada masa pemerintahan Putri Nur ul-Alam (1675-1678). Menurut Kronik Melayu, istana Sultan pun ikut musnah ditelan api bersamaan dengan mesjid. Beruntungnya, gambaran tentang bentuk mesjid yang dibuat oleh Peter Mundy ketika singgah di Aceh pada tahun 1673 masih tersimpan. Berdasarkan sketsa tersebut, mesjid dibangun kembali pada tempat yang sama.</p>
<div id="attachment_1619" class="wp-caption alignright" style="width: 269px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/mesjid-raya-sebelum-terbakar.jpg"><img class="size-full wp-image-1619 " alt="Sketsa mesjid raya sebelum terbakar (sumber dari sini)" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/mesjid-raya-sebelum-terbakar.jpg" width="259" height="194" /></a><p class="wp-caption-text">Sketsa mesjid raya sebelum terbakar (sumber dari<a href="nelavie.blogspot.com"> sini</a>)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Baiturrahman bukanlah mesjid yang pertama sekali di bangun di Aceh. Sultan Iskandar Muda nan taat beragama membangun sejumlah mesjid pada masa pemerintahannya (1607-1636). Namun, Mesjid Baiturrahman adalah mesjid yang ditemukan Belanda saat pertama kali tiba ke Kuta Raja.</p>
<p style="text-align: justify;">“Bangunan Mesjid Beiturrahman pada masa itu bentuknya khas seperti bujur sangkar, dikelilingi oleh tembok bergerigi dengan atap bersusun empat. Mirip seperti Pagoda,” begitu jelas Laila.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada Januari 1874, ketika Mesjid Raya Baiturrahman berhasil ditaklukkan Belanda dari pejuang Aceh, mereka membakar mesjid tersebut. Dalam agresi itu,  Jenderal J.H.R Khohler tewas tertembak di bawah pohon <i>geuleumpang</i> yang terletak di sebelah utara mesjid. Belanda pun menyebut pohon tersebut dengan Kohler Boom dan di bawahnya dibangun sebuah monument kecil untuk mengabadikan tewasnya panglima perang mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">“Alasan Belanda membakar mesjid adalah karena mereka menganggap kalau Mesjid Raya adalah benteng pertahanan pasukan Aceh. Jadi, mereka berpikir, dengan mengusai mesjid maka Aceh pun bisa dikuasai,” tambah perempuan yang menjadi pemandu kami dalam <i>city tour</i> Jelajah Budaya ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun kenyataannya, pembakaran mesjid justru mengundang amarah rakyat Aceh. Perlawanan terhadap Belanda semakin gencar dilakukan. Untuk meredam serangan yang dilancarkan oleh pejuang Aceh, Gubernur Belanda Jenderal J. Van Swieten berjanji akan membangun kembali Mesjid Raya Baiturrahman yang telah terbakar itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Empat tahun setelah Masjid Raya Baiturrahman terbakar, pada pertengahan shafar 1294 H/Maret 1877 M, dengan mengulangi janji Jenderal Van Sweiten, Gubernur Jenderal Van Lansberge menyatakan akan membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman yang telah terbakar. Pernyataan ini diumumkan setelah diadakan permusyawaratan dengan kepala-kepala negeri sekitar Banda Aceh.</p>
<p style="text-align: justify;">Janji tersebut dilaksanakan oleh Jenderal Mayor Vander selaku Gubernur Militer Aceh pada waktu itu. Pada Kamis 13 Syawal 1296 H/9 Oktober 1879 M, peletakan batu pertamanya diwakili oleh Tengku Qadhi Malikul Adil. Masjid Raya Baiturrahman ini siap dibangun kembali pada tahun 1299 Hijriyah dengan satu buah kubah.</p>
<div id="attachment_1618" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/masjid-raya-dulu.jpg"><img class="size-full wp-image-1618" alt="Mesjid Raya Baiturrahman" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/masjid-raya-dulu.jpg" width="580" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Mesjid Raya Baiturrahman dengan satu kubah (sumber dari <a href="zulkarnainymasri.blogspot.com">sini</a>)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Seiring perkembangan zaman, mesjid yang terletak di jantung kota Banda Aceh ini terus berbenah. Kubah yang dulunya hanya satu bertambah menjadi lima pada masa pemerintahan Gubernur Ali Hasjmy, dan menjadi tujuh di pemerintahan Ibrahim Hasan. Fungsi mesjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah juga semakin ditingkatkan yang ditandai dengan adanya ruang perpustakaan, ruang tamu, ruang perkantoran, aula, dan enam lokal sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mesjid Baiturrahim; Saksi Bisu Kolonialisme dan Dua Babak Bencana</strong></p>
<div id="attachment_1627" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01952.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1627" alt="Mesjid Baiturrahim pada masa kolonialisme" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01952-290x290.jpg" width="290" height="290" /></a><p class="wp-caption-text">Mesjid Baiturrahim pada masa kolonialisme</p></div>
<p style="text-align: justify;">Setelah berkenalan lebih intim dengan Baiturrahman, kami lalu melakukan perjalanan ke Mesjid Baiturrahim. Mesjid ini awalnya bernama Mesjid Jami’ Ulee Lheu (Belanda menyebutnya dengan Mesjid Jami’ Olele), tetapi namanya berubah menjadi Baiturrahim ketika Mesjid Raya Baiturrahman terbakar dan rakyat Aceh melaksanakan shalat jumat di mesjid ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Mesjid yang pernah roboh pada gempa dahsyat tahun 1983 silam juga merupakan satu-satunya bangunan yang tersisa ketika gempa dan gelombang tsunami meluluhlantakkan seluruh bangunan lain yang ada di Ulee Lheu. Mesjid ini tidak hanya menjadi saksi dua babak musibah di Aceh, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Aceh dari masa kesultanan, penjajahan Belanda dan Jepang, hingga era kemerdekaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mesjid Baiturrahim terletak di Pantai Cermin (Pante Ceureumen), Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Jika mendengar Pantai Cermin, maka bayangan pertama sekali Belanda melakukan ekspedisi ke Aceh kembali hadir. Melalui pantai ini lah Belanda datang dan mendirikan dermaga sebagai pintu gerbang ke Aceh pada tahun 1874. Lalu mereka membangun rel kereta api sebagai jalan darat untuk menghubungkan Ulee Lheu dengan Banda Aceh. Stasiun kereta api ini terletak di depan Mesjid Raya Baiturrahman.</p>
<p style="text-align: justify;">Baiturahim dibangun pada abad ke 17. Pembangunan mesjid ini ditenggarai sebagai bukti penyerahan dan persahabatan yang dilakukan oleh dua <i>ulee balang</i> yang memimpin daerah Meuraksa pada saat itu dengan Belanda. Mereka adalah Teuku Ne’ Raja Muda Seutia dan Teuku Lam Paseh. Pembangunan mesjid ini menjadi lambang kekuasaan Belanda atas daerah itu.</p>
<div id="attachment_1629" class="wp-caption aligncenter" style="width: 370px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01966.jpg"><img class="size-full wp-image-1629" alt="Mesjid Baiturrahim tampak dari depan setelah direnovasi pasca tsunami" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01966.jpg" width="360" height="640" /></a><p class="wp-caption-text">Mesjid Baiturrahim tampak dari depan setelah direnovasi pasca tsunami</p></div>
<div id="attachment_1630" class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01961.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1630 " alt="SONY DSC" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01961-290x290.jpg" width="290" height="290" /></a><p class="wp-caption-text">Lampu hias, tembok, dan ukiran pada atap merupakan peninggalan masa kolonialisme</p></div>
<div id="attachment_1631" class="wp-caption aligncenter" style="width: 572px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01962.jpg"><img class="size-full wp-image-1631" alt="Ukiran berbentuk bunga tulip merupakan bukti bahwa Mesjid Baiturrahim dibangun oleh pemerintahan Belanda ketika menjajah Aceh" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01962.jpg" width="562" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Ukiran berbentuk bunga tulip merupakan bukti bahwa Mesjid Baiturrahim dibangun oleh pemerintahan Belanda ketika menjajah Aceh</p></div>
<p>Mesjid yang pada awalnya terbuat dari kayu ini telah beberapa kali mengalami renovasi. Pada tahun 1922, Pemerintah Hindia Belanda membangun Mesjid Baiturrahim dengan material permanen bergaya arsitektur Eropa dan berkaligrafi ejaan Arab Jawi. Namun, mesjid ini tidak berkubah layaknya mesjid lainnya. Hanya ada sebuah puncak di mesjid yang berbentuk persegi. Lalu pada tahun 1930, selasar mesjid terpaksa diubah karena bentuknya menyerupai gereja.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1993, tepat setelah sepuluh tahun Aceh diguncang gempa, renovasi besar-besaran dilakukan pada Mesjid Baiturrahim. Bangunan asli mesjid pasca gempa hanya tersisa pada bagian depannya saja dan masih terlihat kokoh sampai sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mesjid <em>Tuha</em> Ulee Kareng yang Tak Terawat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah menikmati indahnya arsitektur Belanda pada teras Mesjid Baiturrahim, kami kemudian melakukan perjalanan ke Mesjid <i>Tuha</i> Ulee Kareng yang terletak di Jalan Mesjid Tuha, Ie Masen, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Sayangnya, keindahan Mesjid Baiturrahman dan Baiturrahim ternyata tidak berlaku untuk mesjid <i>tuha </i>ini.</p>
<div id="attachment_1636" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01994.jpg"><img class="size-full wp-image-1636" alt="Mesjid Tuha Ulee Kareng. Foto disatukan pada bagian atas dan bawahnya" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01994.jpg" width="480" height="536" /></a><p class="wp-caption-text">Mesjid Tuha Ulee Kareng. Foto disatukan pada bagian atas dan bawahnya</p></div>
<p style="text-align: justify;">Mesjid itu tampak begitu tua seperti namanya. Tidak hanya <i>tuha</i> dan dimakan usia, mesjid ini juga tidak terawat. Padahal, menurut Laila Abdul Jalil, mesjid ini patut dipugar menjadi cagar budaya mengingat usia dan sejarah yang dimilikinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi di dalam mesjid yang tidak lagi digunakan sebagai tempat ibadah karena daya tampungnya yang minim juga sangat menyedihkan. Kotoran binatang dan sampah plastik bertebaran di mana-mana. Meskipun demikian, konstruksi dan arsitektur mesjid kuno Nusantara masih terlihat di sana. Atap tumpang yang merupakan kekhasan mesjid kuno masih terdapat di Mesjid <i>Tuha</i> Ulee Kareng. Namun, karena ukurannya yang tidak terlalu besar, atap dari mesjid yang dibangun oleh Sayyid al- Malahhi pada abad ke 18 itu hanya bersusun dua atau dikenal dengan istilah atap <i>rundeng</i>. Pada balok-balok kayu penyangga atap juga masih terlihat ornament flora dan sulur-suluran sebagai asumsi bahwa daerah Lamreng merupakan daerah yang subur dan rindang.</p>
<div id="attachment_1634" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01991.jpg"><img class="size-full wp-image-1634" alt="Ornamen flora dan sulur yang menandakan daerah ini sangat subur" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01991.jpg" width="640" height="360" /></a><p class="wp-caption-text">Ornamen flora dan sulur yang menandakan daerah ini sangat subur</p></div>
<div id="attachment_1633" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01988.jpg"><img class="size-full wp-image-1633" alt="Ornamen sulur dan bagian atap yang mulai lapuk dimakan usia" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01988.jpg" width="640" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Ornamen sulur dan bagian atap yang mulai lapuk dimakan usia</p></div>
<div id="attachment_1635" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01992.jpg"><img class="size-full wp-image-1635" alt="Ukiran kaligrafi pada kayu di atap mesjid tuha" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC01992.jpg" width="640" height="261" /></a><p class="wp-caption-text">Ukiran kaligrafi pada kayu di atap mesjid tuha</p></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mesjid Indrapuri, Modernitas yang Bukan pada Tempatnya</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC04452.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1621" alt="DSC04452" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC04452.jpg" width="640" height="480" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Hari terakhir jelajah budaya, kami melakukan <i>city tour</i> ke Mesjid <i>Tuha</i> Indrapuri. Meski belum pernah berkunjung ke sana, mesjid yang pernah digunakan sebagai tempat penobatan Sultan Aceh yakni Tuanku Muhammad Daudsyah pada tahun 1978 sudah sangat familiar di telinga saya. Namun, bayangan akan mesjid yang berdiri megah dan kokoh yang dibangun pada masa Iskandar Muda di atas candi peninggalan kerajaan Hindu berabad-abad silam sirna ketika melihat aslinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika kaki memasuki gerbang mesjid <i>tuha</i> itu, tampak dinding tembok yang tebal dan berundak-undak dengan tinggi sekitar dua meter. Setiap undakan merupakan halaman atau pelataran. Setiap pelataran ukurannya tidak sama. Semakin ke atas. ukuran pelataran semakin kecil. Warna krem yang membaluti dinding mulai mengelupas. Lumut terlihat menempel di sana. Bentuk luarnya mirip dengan lingkar luar candi.</p>
<div id="attachment_1622" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC04454.jpg"><img class="size-full wp-image-1622" alt="Mesjid Indrapuri Bagian Depan" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC04454.jpg" width="640" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Mesjid Indrapuri Bagian Depan</p></div>
<p style="text-align: justify;">“Ya,  ada yang menyatakan kalau mesjid ini dulunya merupakan benteng pertahanan melawan Belanda pada masa Sultan Iskandar Muda dan ada yang menyatakan kalau dulunya mesjid ini adalah candi. Dari segi bangunannya mirip memang mirip candi. Pada halaman depan yang paling bawah merupakan tempat rakyat biasa, lalu ke atasnya adalah tempat para raja, dan bagian dalam merupakan tempat para pendeta. Saya juga melihat adanya bekas tangga pada sudut utara mesjid ini. Mungkin di sinilah kita bisa melihat adanya kesinambungan antara bangunan Hindu yang kemudian diadopsi oleh budaya Islam,” jelas Laila.</p>
<p style="text-align: justify;">Di atas tembok pertama terdapat kolam yang berisi air, begitu pula pada tembok ke dua. Lalu setelah tembok kedua  tampak bangunan berkonstruksi kayu dengan atap bersusun tiga. Semakin ke atas, bentuk dan ukuran atap semakin kecil. Bangunan inilah yang merupakan Mesjid <i>Tuha</i> Indrapuri. Menurut pemaparan Laila, bentuk atap yang bertingkat juga merupakan adopsi dari budaya Hindu. Masyarakat Hindu menyebutkan bangunan suci dengan atap bertingkat ini dengan <i>Meru</i>. Pengadopsian atap bangunan <i>Meru</i> menjadi atap mesjid menunjukkan bahwa Islam dibawa ke Aceh dengan jalan damai.</p>
<div id="attachment_1623" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC04469.jpg"><img class="size-full wp-image-1623" alt="Halaman Mesjid Tuha Indrapuri" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC04469.jpg" width="640" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Halaman Mesjid Tuha Indrapuri</p></div>
<div id="attachment_1625" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC04461.jpg"><img class="size-full wp-image-1625" alt="Atap dari dalam" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/DSC04461.jpg" width="640" height="463" /></a><p class="wp-caption-text">Atap dari dalam</p></div>
<div id="attachment_1624" class="wp-caption aligncenter" style="width: 810px"><a href="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/sudut-atap.jpg"><img class="size-full wp-image-1624" alt="Ukiran pada sudut atap yang berbentuk sulur dan terdapat tulisan kalimat syahadat" src="http://liza-fathia.com/wp-content/uploads/2013/05/sudut-atap.jpg" width="800" height="302" /></a><p class="wp-caption-text">Ukiran pada sudut atap yang berbentuk sulur dan terdapat tulisan kalimat syahadat</p></div>
<p>Sayangnya, meski telah dipugar menjadi peninggalan purbakala, keaslian Mesjid Tuha Indrapuri ini telah ternoda oleh modernitas yang bukan pada tempatnya. Lantai yang dulunya terbuat dari ubin kini berganti dengan marmer yang bentuknya sangat berbeda dari aslinya. “Pemerintah di Aceh yang bertanggung jawab untuk pelestarian cagar budaya seperti ini seakan tidak punya gigi. Harusnya mereka tidak mengizinkan lantai mesjid ini dipasang marmer,” sesal arkeolog yang memandu kami selama tiga hari melakukan penjelajahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Laila, atap yang dulunya berwarna hijau juga sudah diubah menjadi warna merah. Padahal, Mesjid Tuha Indrapuri merupakan cagar budaya yang aturannya tidak boleh diubah, baik bahan, bentuk, maupun warnanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah berkenalan dengan ke empat mesjid <i>tuha</i> nan bersejarah di Aceh, maka semakin terbuka mata saya akan pentingnya mengenali budaya bangsa. Tak kenal maka tak sayang. Karena tak sayang maka takkan ada pelestarian. Jadi, mari kita semakin mengenali tempat-tempat bersejarah agar rasa cinta terhadap tanah air semakin berkembang dan kelak rasa cinta dan pelestarian kebudayaan yang kita lakukan dapat kita bagi untuk generasi selanjutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/berkenalan-dengan-mesjid-tuha-aceh-nan-bersejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Contest Berhadiahkan Notebook</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-contest-berhadiahkan-notebook/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-contest-berhadiahkan-notebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2013 19:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Contest]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Blog]]></category>
		<category><![CDATA[majalah pria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Bagi blogger Aceh yang tertarik silahkan ikut atau klik langsung di http://ganlob.com/ganlob-blog-contest. Siapa tahu hadiah notebook bisa dihibahkan untuk Pak Mansur di MIS Sawang, Aceh Utara. Semoga berhasil ya.[]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="Ganlob.com" src="http://ganlob.com/wp-content/uploads/2013/05/rules.jpg" /><br />
Bagi blogger Aceh yang tertarik silahkan ikut atau klik langsung di <a href="http://ganlob.com/ganlob-blog-contest/" target="_blank"><strong><em>http://ganlob.com/ganlob-blog-contest</em></strong></a>. Siapa tahu hadiah notebook bisa dihibahkan untuk <strong><a href="http://www.acehblogger.or.id/2013/05/maaf-ini-sekolah-bukan-kandang/" target="_blank">Pak Mansur di MIS Sawang</a>, </strong>Aceh Utara. Semoga berhasil ya.[]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-contest-berhadiahkan-notebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Blog Belajar Bahasa Aceh&#8221; Masuk Top 100 Language Learning Blogs 2013</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-belajar-bahasa-aceh-masuk-top-100-language-learning-blogs-2013/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-belajar-bahasa-aceh-masuk-top-100-language-learning-blogs-2013/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 May 2013 22:24:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Belajar Bahasa Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Nabil Berri]]></category>
		<category><![CDATA[Top Language Lovers 2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi seorang blogger bukan saja sekedar menyalurkan hobi, lagi-lagi blogger Aceh kembali terpilih menjadi salah satu dari 100 blog dengan konten bahasa, khususnya untuk bahasa Aceh. &#8220;Blog Belajar Bahasa Aceh&#8221;...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/06/blog-bahasa-aceh.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-154" alt="blog-bahasa-aceh" src="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/06/blog-bahasa-aceh.jpg" width="951" height="583" /></a>Menjadi seorang blogger bukan saja sekedar menyalurkan hobi, lagi-lagi blogger Aceh kembali terpilih menjadi salah satu dari 100 blog dengan konten bahasa, khususnya untuk bahasa Aceh.</p>
<p>&#8220;Blog Belajar Bahasa Aceh&#8221; yang beralamat di <a href="http://bahasaaceh.wordpress.com/">http://bahasaaceh.wordpress.com</a>, milik Muhammad Nabil Berri yang juga salah satu anggota Komunitas Blogger Aceh masuk menjadi salah satu peserta yang lolos ke tahap pemilihan di kompetisi &#8220;Top 100 Language Learning Blogs 2013&#8243; yang diadakan oleh <a href="http://en.bab.la/news/top-100-language-learning-blogs-2013-voting" target="_blank">bab.la</a>.</p>
<p>Bab.la merupakan salah satu situs proyek proyek bahasa yang dikembangkan oleh Andreas Schroeter, Thomas Schroeter dan Patrick Uecker. Selain itu, mereka juga mengembangkan berbagai fitur dan portal untuk dengan mendata pencinta bahasa dari berbagai dunia untuk bertemu dan saling bertukar ide dan belajar bahasa satu sama lainnya.</p>
<p>Tentu ini menjadi prestasi sendiri dan semangat bagi blogger Aceh untuk terus tekun membina blognya dan terus update. Pastinya untuk blog bahasa Aceh jangan lupa dipilih dengan cara klik tombol &#8220;<a href="http://en.bab.la/news/top-100-language-learning-blogs-2013-voting" target="_blank">Vote</a>&#8221; yang tersedia di samping nama &#8220;Blog Belajar Bahasa Aceh&#8221;, kalau bukan kita yang dukung bahasa sendiri siapa lagi bukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/06/blog-belajar-bahasa-aceh-masuk-top-100-language-learning-blogs-2013/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kontes Blog Review dari Toko Butik Online</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/05/kontes-blog-review-dari-toko-butik-online/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/05/kontes-blog-review-dari-toko-butik-online/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 May 2013 07:45:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Contest]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Detail pelaksanaan dimulai dari 01 Mei 2013 sampai 31 Agustus 2013, untuk pengumuman pemenang akan diumumkan 13 September 2013 di facebook.com/femalestore. Total Hadiah  Pemenang I Uang Tunai Sebesar Rp 3.000.000,- Pemenang...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/05/blog-review-store.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-146" alt="blog-review-store" src="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/05/blog-review-store.jpg" width="1359" height="1177" /></a>Detail pelaksanaan dimulai dari 01 Mei 2013 sampai 31 Agustus 2013, untuk pengumuman pemenang akan diumumkan 13 September 2013 di<a href="https://www.facebook.com/femalestore"> facebook.com/femalestore</a>.</p>
<p dir="ltr"><strong>Total Hadiah </strong></p>
<ul>
<li>Pemenang I Uang Tunai Sebesar Rp 3.000.000,-</li>
<li>Pemenang II Uang Tunai Sebesar Rp 500.000,-</li>
<li>Pemenang III Voucher Berbelanja di www.STORE.co.id senilai Rp 250.000,-</li>
<li>Pemenang IV Voucher Berbelanja di www.STORE.co.id senilai Rp 250.000,-</li>
<li>Pemenang V Voucher Berbelanja di www.STORE.co.id senilai Rp 250.000,-</li>
</ul>
<p dir="ltr"><strong>SYARAT DAN KETENTUAN</strong></p>
<ol>
<li>Peserta menulis sebuah artikel yang mereview tentang STORE.co.id dengan tema bebas.</li>
<li>
<p dir="ltr" style="display: inline !important;">Artikel yang diikutsertakan dalam lomba belum pernah dipublikasikan sebelumnya.</p>
</li>
<li>Peserta melakukan pendaftaran dengan menulis link artikel blog yang diikutkan lomba di halaman komentar Facebook yang menginformasikan Kontes Blog Review di bagian paling bawah dari halaman ini.</li>
<li>
<p dir="ltr" style="display: inline !important;">Yang menjadi penilaian adalah kualitas dan isi artikel yang diikutsertakan dalam lomba.</p>
</li>
<li>Artikel yang diikutsertakan menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris dapat menjadi konten pelengkap.</li>
<li>
<p dir="ltr" style="display: inline !important;">Konten artikel tidak boleh mengandung unsur pornografi, pornoaksi, dan SARA, serta bukan hasil plagiat.</p>
</li>
<li>Panjang tulisan minimal 4 paragraf atau 1000 karakter dengan dilengkapi dengan gambar/ foto.</li>
<li>
<p dir="ltr" style="display: inline !important;">Di dalam artikel yang diikutsertakan harus memuat link ke <strong><a href="http://female.store.co.id/">http://female.store.co.id</a> </strong>dengan kata kunci bebas (link bukan ke www.store.co.id tapi ke female.store.co.id)</p>
</li>
<li>Artikel yang diikutsertakan boleh lebih dari satu.</li>
<li>
<p dir="ltr" style="display: inline !important;">Semua pertanyaan mengenai Kontes Blog Review hanya boleh diajukan melalui halamanhttps://www.facebook.com/femalestore.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr"><strong>KEWAJIBAN</strong></p>
<ol>
<li><span style="color: #555555;">Peserta wajib mencantumkan offcial banner Kontes Blog Review STORE.co.id di halaman utama atau sidebar blog.</span></li>
<li dir="ltr" style="display: inline !important;">
<p dir="ltr" style="display: inline !important;">Peserta wajib menambahkan link<a href="http://www.store.co.id/"> http://www.STORE.co.id</a> sebagai teman di blogroll dengan nama “toko baju online” atau “toko baju”.</p>
</li>
<li dir="ltr" style="display: inline !important;">
<p dir="ltr" style="display: inline !important;">Peserta wajib like Facebook STORE.co.id dan follow twitter@female_STORE.</p>
</li>
<li dir="ltr" style="display: inline !important;">
<p dir="ltr" style="display: inline !important;">Setiap artikel yang diikutsertakan dalam lomba harus diberikan link di sidebar blog agar mudah dalam pencarian.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr"><b>Informasi lanjut bisa lihat di <a href="http://blog.store.co.id/kontes-blog-review-store-co-id/">http://blog.store.co.id/kontes-blog-review-store-co-id</a>. Selamat mengikuti blogger Aceh.</b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/05/kontes-blog-review-dari-toko-butik-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tampil Kece di Ulang Tahun WordPress</title>
		<link>http://www.acehblogger.or.id/2013/05/tampil-kece-di-ulang-tahun-wordpress/</link>
		<comments>http://www.acehblogger.or.id/2013/05/tampil-kece-di-ulang-tahun-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 May 2013 10:29:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[#wp10]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.acehblogger.or.id/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini tepat 10 tahun usia platform penyedia blog WordPress &#8220;WordPress 10th Anniversary&#8221; dan hari ini juga situs Aceh Blogger Community yang sederhana tampil ke hadapan Anda. Dari pada bingung,...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/05/tshirt-wp.jpg"><img class="alignleft  wp-image-131" title="Model @pozanmatang" alt="tshirt-wp" src="http://www.acehblogger.or.id/wp-content/uploads/2013/05/tshirt-wp.jpg" width="790" height="541" /></a>Hari ini tepat 10 tahun usia platform penyedia blog WordPress &#8220;WordPress 10th Anniversary&#8221; dan hari ini juga situs Aceh Blogger Community yang sederhana tampil ke hadapan Anda.</p>
<p>Dari pada bingung, mending kita tampil kece dulu di ulang tahun WordPress (WP) yang ke-10 ini, ABC juga membuat tshirt khusus WP dan dipakai pada hari ini.</p>
<p>Sekali lagi selamat ulang tahun WordPress, bagi Anda yang ingin berbagi di social media bisa gunakan saja tagar atau hashtag #wp10 dan lihat di situs resmi <a href="http://wp10.wordpress.net/">http://wp10.wordpress.net</a>. Selamat menyaksikan!</p>
<p><img class="alignnone" title="Model @zulhamyusuf" alt="" src="https://pbs.twimg.com/media/BLPrq3yCYAAAA27.jpg:large" width="800" height="600" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.acehblogger.or.id/2013/05/tampil-kece-di-ulang-tahun-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
